LIFE IS NEVER FLAT

Blogroll


Ketika hidup memberi kata TIDAK atas apa yang kamu inginkan, percayalah, Tuhan selalu memberi kata YA atas apa yang kamu butuhkan

Minggu, 30 Oktober 2011

RANCANG BANGUN SENSOR GETARAN MENGGUNAKAN MAGNET DAN SOLENOIDA BERBASIS KOMPUTER

Oleh : RISTYO YOGI PRIASTOMO (Program Studi Fisika Universitas Jenderal Soedirman)

PENDAHULUAN :
Getaran adalah gerakan bolak balik suatu benda yang terjadi di sekitar titik keseimbangannya, kuat lemahnya dipengaruhi oleh besar kecilnya energi yang diberikan. Namun biasanya, getaran yang terjadi memiliki amplitudo yang sangat kecil dan tidak dapat dideteksi oleh manusia secara langsung. Dari kenyataan ini muncul gagasan untuk membuat suatu alat yang dapat mendeteksi getaran yang dinamakan sensor getaran. Sensor getaran merupakan alat yang dapat mendeteksi adanya suatu perubahan fisis berupa getaran kemudian sinyal tersebut tersebut diubah menjadi sinyal listrik/elektrik berupa tegangan. 
Berbagai bentuk dan model sensor getaran telah dikembangkan untuk mengetahui perubahan amplitudo dan frekuensi getaran. Sensor yang sering digunakan adalah fototransistor, ultrasonik dan masih banyak sensor yang lainnya untuk mengukur getaran. Pada penelitian ini ditunjukkan pilihan lain untuk mengukur getaran dengan sistem yang mudah dan efisien. Sistem ini memanfaatkan perubahan tegangan induksi magnetik pada solenoida akibat adanya perubahan fluks magnetik yang terjadi antara magnet yang bergerak dalam solenoida.
Terinspirasi dari hal tersebut serta percobaan yang dilakukan Faraday maka, pada penelitian ini akan dirancang sensor getaran dengan memanfaatkan fenomena induksi magnetik, yaitu ketika sebuah kumparan (solenoid) yang bergerak terhadap magnet atau sebaliknya magnet yang bergerak di dalam solenodia maka akan menghasilkan tegangan induksi.  Apabila kumparan dan magnet didesain sedemikian rupa, sehingga ketika ada pengaruh getaran dari luar akan menyebabkan magnet bergerak keluar masuk solenoida, hal ini mengakibatkan adanya induksi magnetik yang dapat menghasilkan tegangan. Tegangan keluaran yang dihasilkan oleh sensor dapat dikonversikan menjadi besar amplitudo dan frekuensi getaran yang dideteksi dengan cara menghubungkan tegangan keluaran dengan rangkaian antarmuka sensor. Komponen penting untuk merancang sensor ini adalah magnet permanen dan kumparan (solenoida).
Pemanfaatan magnet dan solenoida sebagai sensor getaran merupakan suatu inovasi sederhana dan efektif.  Sensor getaran adalah sensor yang digunakan untuk mengukur amplitudo dan frekuensi getaran pada suatu tempat.  Prinsip kerja sensor getaran ini adalah memberikan keluaran berupa besaran listrik sebagai akibat adanya perubahan fluks karena induksi oleh magnet dan solenoida.  Keunggulan metode ini adalah pengukuran  dapat langsung dilakukan secara mudah efisien dan nilai amplitudo dan frekuensi langsung dapat diketahui. Berdasarkan pemaparan di atas, maka penelitian yang akan dilakukan adalah pembuatan sensor getaran menggunakan magnet dan solenoida berbasis komputer.
Penelitian dengan judul Rancang Bangun Sensor Getaran Menggunakan Magnet dan Solenoida Berbasis Komputer bertujuan:
1.   Merancang dan membuat sensor getaran dengan menggunakan solenoida dan magnet yang berbasis komputer menggunakan program LabVIEW 7.1;
2.     Karakterisasi besaran yang terukur oleh rancangan sensor yang meliputi kalibrasi, kestabilan sensor dan waktu respon sensor.
Manfaat yang dapat diperoleh dari penelitian yang akan dilakukan adalah
1.      Menambah metode pengukuran amplitudo dan frekuensi getaran yang lebih mudah diaplikasikan serta menambah pengetahuan tentang sistem pengukura getaran;
2.        Dapat diaplikasikan sebagai sensor kecepatan;
3.        Digunakan sebagai sensor getaran tanah untuk mendeteksi gempa pada sebuah gedung.
RANCANGAN PENELITIAN :
Gambar 1. Rancangan Sistem Osilator Mekanik 
Untuk info selengkapnya silahkan tulis kometar anda.

0 komentar:

Posting Komentar

eriwidi46.blogspot.com. Diberdayakan oleh Blogger.


Lakukan yg dapat km lakukan hari ini, sehingga besok km dapat melakukan yg tak dapat km lakukan hari ini

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More